NAMA : MARIA WAHAMI YANTI YANA
NPM : 10.11.107.13201.01341
KELAS : D (SORE) / III
MAKUL : K3
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) LAUNDRY KILOAN
KETENTUAN KARYAWAN
1.
Bagian penerimaan pelanggan merangkap kasir
2.
Bagian pencucian
3.
Bagian setrika merangkap bagian pengemasan
4.
Supervisor (jika diperlukan dalam kasus ini untuk pembukaan laundry
kiloan lebih dari satu dalam satu
daerah domisili)
SISTEM KERJA
Dilakukan
shift kerja dan rolling tugas agar lebih terkendali dan terkontrol
PROSEDUR
PENANGANAN PELANGGAN
TAHAP
I
Penerimaan
Pelanggan
Dilakukan
oleh bagian penerimaan pelanggan merangkap administrasi / kasir
1.
Cucian kotor diterima oleh bagian penerima pelanggan.
2.
Penerima pelanggan wajib menanyakan mengenai pakaian yang akan dicuci, apakah
ada yang mudah luntur warnanya, atau ada yang harus dicuci khusus untuk
menghindari kesalahan pencucian.
3.
Sambil menunggu cucian kotor ditimbang dan pembuatan nota, konsumen diminta
menunggu ditempat yang telah disediakan.
4.
Cucian tersebut kemudian ditimbang dan dihitung jumlah unit pakaian.
5.
Setelah ditimbang, penerima pelanggan kemudian membuatkan nota pembayaran, nota
tersebut berisi nama dan alamat pelanggan, berapa jumlah kilogram dan berapa
jumlah unit pakaian yang akan di-laundry, dan berapa total pembayarannya, serta
keterangan lain (jika diperlukan)
6.
Jika terdapat layanan pemilihan pewangi pakaian, pelanggan dipersilakan untuk
memilih pewangi sesuai yang diinginkan pelanggan. Dan ditulis dalam nota pembayaran
tersebut.
7.
Nota pembayaran rangkap ke-1 tersebut kemudian diberikan kepada konsumen.
8.
Jika konsumen membayar lunas dimuka, maka nota tersebut dicap “LUNAS” oleh
bagian penerimaan pelanggan.
9.
Jika konsumen belum membayar, maka pembayaran dapat dilakukan pada saat
pengambilan cucian.
TAHAP
II
Pencucian
Dilakukan
oleh bagian pencucian
1.
Cucian ditempatkan dalam box khusus sesuai dengan nama konsumen
2.
Untuk memudahkan identifikasi, setiap pakaian diberi nomor urut. Dan nomor urut
tersebut ditulis pada nota rangkap ke-2.
3.
Cucian yang mudah luntur dicuci tersendiri.
4.
Proses cuci dilakukan dengan menggunakan mesin cuci yang tersedia dengan
standar penggunaan bahan cuci yang tidak berbahaya, tidak menimbulkan kerusakan
pada pakaian maupun warna pakaian.
5.
Pengeringan cucian juga dilakukan menggunakan mesin cuci tersebut.
6.
Jika proses cuci tersebut telah selesai, maka cucian bersih kemudian diambil
dari mesin cuci dan dimasukkan kedalam box sesuai nama konsumen untuk
selanjutnya disetrika.
TAHAP
III
Setrika
Cucian Bersih
Dilakukan
oleh bagian setrika
1.
Box berisi cucian bersih tersebut kemudian dimasukkan ke ruang setrika untuk
disetrika.
2.
Penyetrika harus menyetrika satu box sampai selesai sebelum beralih kepada box
lainnya untuk menghindari tertukarnya pakaian antara konsumen yang satu dengan
konsumen yang lain.
3.
Cara menyetrika yang baik adalah dengan memperhatikan bahan kain yang akan
disetrika, misalnya untuk bahan kain yang tipis atau sutra, cara menyetrika
tidak boleh terlalu panas. Sedang untuk pakaian berbahan jins, setrika dengan
panas secukupnya. Oleh karenanya pengetahuan tentang berbagai jenis pakaian
atau kain mutlak untuk dimiliki.
TAHAP IV
Bagian setrika merangkap bagian
pengemasan
1. Cucian yang sudah disetrika kemudian dikemas
dengan menggunakan plastic kemasan tersendiri. Tujuannya adalah agar cucian
tetap rapid an wangi sampai dengan diambil oleh konsumen.
2. Sebelum dikemas, bagian pengemasan harus
memastikan bahwa pakaian yang dikemas telah sesuai baik dari segi nomor urut
maupun jumlah pakaian, dicocokkan dengan nota rangkap ke-2.
3. Pengemasan tidak boleh dipaksakan, artinya
pengemasan harus memperhatikan kerapihan pakaian yang telah disetrika. Jika
satu kemasan tidak cukup, gunakan dua kemasan atau lebih. Misalnya : baju-baju
kerja dikemas tersendiri, celana jins juga dikemas tersendiri.
4. Kemasan tersebut diselotip supaya rapi.
5. Setelah dikemas tersebut, cucian bersih
kemudian dimasukkan dalam tas plastic berlogo khusus yang bagian luarnya telah
ditempeli nota rangkap ke-2.
6. Setelah selesai, cucian bersih yang telah
selesai dikemas tersebut kemudian ditempatkan pada ruang penyimpanan untuk
memudahkan pengambilan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar